Inti


merasa dicintai sebegitunya, kadang sering membuat kita berlaku seenaknya saja. lupa kalau ia bisa pergi kapan saja.


semoga kita tidak menyepelekan kesederhanaan. sebab ia tak sesepele dan sesederhana yang kita kira. (dan semoga kita senantiasa sederhana tanpa ada kecenderungan untuk menyederhanakan banyak hal)


karena pada akhirnya, hidup hanya tentang seberapa mampu kita membawa banyak orang datang di hari pemakaman kita nanti.

Semoga


semoga kita tidak meninggikan sesuatu sampai merendahkan diri sendiri, dan tidak merendahkan sesuatu karena ketinggian kita.


karena orang yang biasanya mudah membuatku kagum adalah orang yang mengagumkan tapi tak sadar bahwa ia pantas dikagumi.

Klarifikasi


salah jika kamu berpikir aku pergi karena tidak menyukaimu. karena aku benar-benar menyukaimu, maka aku memilih mundur.


salah jika kamu berpikir aku mundur karena tidak serius denganmu. karena aku benar-benar serius ingin bersamamu, aku memilih mendoakanmu selagi belum mampu menjadi mahrammu.


salah jika kamu berpikir doa saja tak cukup untuk kita bersatu. kau tahu? dengan doa, apa yang sulit menjadi mudah, yang berat menjadi ringan, dan yang tak mungkin menjadi mungkin.


mungkin saat ini kau kecewa karena aku lebih memilih menjauh darimu dan mendekat dengan-Nya.


dan mungkin kau berpikir aku hanya main-main; datang didepanmu menghadirkan rasa rindu dan cinta, lalu seketika pergi tanpa ada rasa duka.


bukan inginku menjadikanmu resah dan kecewa. tapi aku lebih resah bila takdir-Nya tidak berpihak pada kita.


mungkin dengan menjauh, segalanya menjadi terasa dekat. dalam doa.


dan percayalah, doa mampu mengubah segala yang tak mungkin menjadi mungkin.


maka, bersabarlah dalam doa.