Kabut
08.44![]() |
| latifhendra |
bukan karena kabut yang menutupi matahari, yang membuatku bersedih, Annisaa.
tapi wajahmu yang kecewa dibuatnya.
bukan karena curamnya jalan setapak ke puncak gunung, yang membuatku letih, Annisaa.
tapi keluhmu yang kadang terucap karenanya.
bukan karena dingin menusuk tulang, yang membuatku beku, Annisaa.
tapi gemeretak gigimu yang terdengar jelas sebabnya.
Annisaa, kita bisa belajar banyak ilmu kehidupan dari mendaki gunung. bahwa yang terpenting dari hidup adalah proses perjalanannya. sampai di puncak hanyalah hadiah-Nya.
Annisaa, sama seperti hidup, mendaki gunung tidak bicara tentang menaklukkan alam. tapi bagaimana kita menaklukkan diri sendiri.
Malang, 8 Agustus 2015

0 comments